trenmuattanwir@gmail.com | 085378685437
Daftar PSB Login PSB
Berita Sekolah

Penuh Antusias, Pondok Pesantren Muhammadiyah At-Tanwir Metro Gelar Seminar Emotional Spiritual Quotient

24 Agustus 2026 PELITA (Pena Lintas At-Tanwir) 20 views
Penuh Antusias, Pondok Pesantren Muhammadiyah At-Tanwir Metro Gelar Seminar Emotional Spiritual Quotient

Metro, Media PELITA - Antusiasme para santri terasa begitu hidup ketika mengikuti Seminar Emotional Spiritual Quotient yang diselenggarakan oleh Pondok Pesantren Muhammadiyah At-Tanwir Metro berkolaborasi dengan Bimbel dan Kursus Airlangga Metro. Kegiatan itu berlangsung di Aula Kampus 1 Pondok Pesantren Muhammadiyah At-Tanwir Metro pada Kamis (6/8) siang.

Seminar ini menghadirkan Muh. Ramadhoni Abu Bakar, S.E., C.T., C.Ps. (atau biasa dipanggil Bang Dhon) Sebagai pemateri. Dalam penyampaiannya, ia mengajak para santri menyadari bahwa intelligence quotient, emotional quotient, dan spiritual quotient saling terikat dengan mengenal diri, memahami emosi, serta membangun kecerdasan spiritual sebagai bekal untuk kehidupan dunia dan akhirat.

Bang Dhon memiliki gaya penyampaian yang interaktif. Bang Dhon tidak hanya memberikan materi, tetapi juga mengajak para santri menjadi kritis dan bernalar melalui berbagai pertanyaan, refleksi filosofis, cerita, dan berbagai contoh yang dekat dengan kehidupan. Suasana di aula pun semakin hidup ketika para santri merespons pertanyaan dan mengikuti kegiatan dengan antusias.

Hal yang paling mencuri perhatian ada di ujung acara. Bang Dhon menggunakan penutupan yang berbeda dari yang lain, yaitu dengan memutar sebuah video dan memvisualisasikan seberapa besarnya ciptaan Allah SWT dan pencabutan ruh dari jasad manusia. Momen tersebut membuat suasana aula berubah menjadi lebih hening dan penuh penghayatan. Para santri diajak untuk merenungkan kehidupan, tujuan kehidupan manusia dan hubungan dunia dan akhirat. Kita di alam semesta bagaikan debu dan kematian itu nyata dan pasti datang.

Penutupan tersebut menjadi momentum yang paling berkesan pada acara ini. Bang Dhon bukan sekadar menyampaikan materi. Namun, juga berhasil membawa para santri dari rutinitas, melihat ke dalam diri, dan melihat sejauh mana kita melangkah.

Bagi para santri, seminar tersebut memberikan pengalaman dan sudut pandang baru. Aliq Rizqon Nasuha mengaku menemukan banyak hal baru.

“Awalnya saya mengira kegiatan ini hanya membahas spiritualitas atau implementasi pemikiran tertentu. Saya juga sempat berpikir bahwa acaranya mungkin kurang jelas arahnya. Namun, setelah mengikuti kegiatan hingga saat ini dan mendengarkan penjelasan dari Bang Don, ternyata saya mendapatkan sesuatu yang jauh di luar dugaan.

Saya sangat terharu ketika Bang Don membahas tentang orang tua, terlebih saat menyampaikan tentang kehidupan dan bagaimana jika suatu saat nyawa kita diangkat. Rasanya seperti saya sedang mendengar pesan dari orang tua saya sendiri. Saya benar-benar tidak mampu menahan air mata karena penyampaiannya begitu menyentuh dan membuat saya kembali mengingat orang tua.” Ujarnya.

Seminar Emotional Spiritual Quotient menjadi ruang bagi para santri untuk membuka perspektif baru. Bahwa kecerdasan tidak hanya tentang sejauh mana ia memiliki pengalaman dan mengetahui sesuatu, tetapi juga tentang bagaimana ia memahami dirinya, mengelola emosi dan menjadikan nilai-nilai spiritual sebagai arah dalam kehidupannya.

By: PELITA (Pena Lintas At-Tanwir)

Bagikan: